Postingan
Tumor Otak: Penyebab, Gejala, Diagnosis dan Pengobatan
Tips Menjaga Kesehatan Kulit Bayi (Dilengkapi Mitos Fakta Menurut Dokter)
5 Obat Kuat Alami yang Aman untuk Pria, Istri Dijamin Puas!
Search This Blog
Comments
Ad Placement
Slide Show
Link Bawah
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit, sed do eiusmod tempor.
Selasa, 09 November 2021
Fexofenadine – Manfaat, Dosis, dan Efek Samping
Fexofenadine – Manfaat, Dosis, dan Efek Samping
Fexofenadine – Manfaat, Dosis, dan Efek Samping Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.DokterSehat.Com – Fexofenadine obat apa? Fexofenadine adalah obat yang digunakan untuk meredakan beberapa gejala alergi. Obat Fexofenadine termasuk obat keras, sehingga Anda memerlukan resep dokter untuk bisa membelinya di apotek.
Baca terus untuk mengetahui lebih lanjut tentang Fexofenadine termasuk informasi tentang bentuk sediaan, manfaat, cara kerja, nama dagang, indikasi, kontraindikasi, dosis, efek samping, dan harga obat Fexofenadine.
Rangkuman Informasi Obat Fexofenadine
| Nama | Fexofenadine |
| Golongan Obat | Obat Keras |
| Kelas Terapi | Antihistamin non-sedatif |
| Manfaat | Meredakan gejala alergi dan gejala peradangan |
| Cara Kerja | Menghalangi pelepasan histamin di dalam tubuh |
| Nama Dagang | Fexofenadine HCl, Fexotabs, Fexoved, Telfast, dan lainnya |
| Bentuk Sediaan | Tablet salut selaput |
| Indikasi | Alergi nasal, rhinitis alergi, urtikaria, dan lainnya |
| Kontraindikasi | Hipersensitivitas |
| Dosis | 30 mg-180 mg sehari (tergantung usia dan kondisi pasien) |
| Cara pakai | Diminum setelah makan |
| Efek samping | Sakit kepala, nyeri punggung, pilek, reaksi alergi, dan lainnya |
| Harga | Rp40.000-120.000/strip (10 tablet) |
Manfaat Fexofenadine
Fexofenadine memiliki manfaat untuk meredakan gejala alergi dan gejala peradangan. Gejala alergi dan peradangan yang bisa diredakan adalah gejala karena alergi obat, alergi musiman karena perubahan cuaca, gigitan serangga, dan urtikaria.
Obat yang mengandung Fexofenadine sering kali digunakan pada terapi alergi nasal, rhinitis alergika dan rhinitis vasomotor. Akan tetapi, kandungan ini dinilai kurang efektif untuk mengatasi kongesti hidung.
Golongan obat yang termasuk antihistamin non-sedatif ini cukup efektif untuk mengatasi demam, gatal-gatal, ruam kulit, pilek, bersin-bersin, mata merah, mata berair, mata gatal, dan tenggorokan gatal.
Manfaat Fexofenadine juga bisa untuk menyembuhkan gejala urtikaria seperti ruam kulit, gatal, dan kulit kemerahan. Tidak hanya menyembuhkan, pemakaian Fexofenadine yang sesuai aturan juga bisa mencegah urtikaria.
Cara Kerja Fexofenadine
Sebagaimana obat golongan antihistamin pada umumnya, Fexofenadine juga memiliki cara kerja yang sama. Fexofenadine bekerja dengan cara menghalangi efek histamin di dalam tubuh. Histamin adalah suatu zat dalam tubuh yang menyebabkan gejala alergi.
Jadi, saat Fexofenadine berhasil mencegah pelepasan histamin tubuh, maka gejala alergi atau gejala peradangan bisa dicegah atau diredakan bila sudah terjadi. Tidak semua pasien memiliki respons yang sama terhadap cara kerja Fexofenadine.
Nama Dagang Obat yang Mengandung Fexofenadine
Fexofenadine dijual dalam berbagai jenis nama dagang. Setiap nama dagang mungkin memiliki harga, jumlah dosis, dan jumlah unit yang berbeda. Akan tetapi, manfaat semua nama dagang obat tersebut tidak berbeda karena sama-sama mengandung Fexofenadine.
Berikut ini adalah beberapa nama dagang obat yang mengandung Fexofenadine:
- Fexofenadine HCl
- Fexotabs
- Fexoved
- Telfast
- Telfast BD
- Telfast HD
- Telfast OD
- Telfast Plus
- Sandoz Fexal
- Dan lainnya
Bentuk Sediaan Fexofenadine
Fexofenadine adalah obat antihistamin oral yang memiliki bentuk sediaan berupa tablet salut selaput. Namun, ada juga yang berbentuk kaptabs pelepasan lambat. Kekuatan dosis setiap tablet Fexofenadine bervariasi.
Beberapa jenis kekuatan dosis Fexofenadine adalah 30 mg, 60 mg, 120 mg, dan 180 mg. Ada nama dagang obat yang mengandung Fexofenadine tunggal, tetapi ada juga nama dagang obat yang memiliki kandungan kombinasi.
Obat Fexofenadine biasanya dikombinasikan dengan Pseudoefedrin HCl. Hal ini dikarenakan Pseudoefedrin HCl memiliki manfaat terhadap kongesti hidung di mana Fexofenadine kurang efektif untuk hal tersebut.
Penyimpanan Fexofenadine sebaiknya dilakukan dengan benar. Jangan menyimpan Fexofenadine di tempat yang mudah dijangkau anak-anak. Hindari penyimpanan Fexofenadine di tempat yang mudah terkena paparan sinar matahari.
Indikasi Fexofenadine
Obat alergi ini harus digunakan sesuai aturan mengingat ini adalah obat keras. Aturan pakai Fexofenadine adalah memiliki indikasinya. Jadi, hanya orang yang membutuhkan yang bisa menggunakannya.
Berikut ini adalah beberapa indikasi Fexofenadine:
- Reaksi alergi obat
- Alergi nasal
- Rhinitis alergi
- Rhinitis alergi musiman
- Rhinitis vasomotor
- Reaksi pasca digigit serangga
- Urtikaria idiopatik kronis
- Neutropenia yang diinduksi sitotoksik
Kondisi-kondisi tersebut biasanya mengakibatkan beberapa gejala yang mirip, yakni seperti demam, gatal-gatal, ruam kulit, pilek, hidung tersumbat, bersin-bersin, mata merah, mata berair, mata gatal, dan tenggorokan gatal.
Kontraindikasi Fexofenadine
Fexofenadine tidak bisa digunakan pada pasien yang memiliki masalah hipersensitivitas terhadap komponen obat. Orang dengan kondisi ini bisa mengalami reaksi alergi yang berakibat fatal jika tetap menggunakan Fexofenadine.
Peringatan Penggunaan Obat Fexofenadine
Meskipun belum tentu kontraindikasi dengan Fexofenadine, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum menggunakan obat alergi ini.
Berkonsultasilah dengan dokter Anda sebelum menggunakan Fexofenadine jika Anda memiliki salah satu dari kondisi di bawah ini:
- Sedang hamil atau berencana hamil
- Sedang menyusui
- Mengalami gangguan fungsi ginjal
- Mengalami gangguan fungsi hati
- Beri tahu semua nama obat medis, obat herbal, suplemen makanan, dan multivitamin yang sedang digunakan
- Menggunakan obat antasida, eritromisin, atau ketoconzole
Dosis Fexofenadine
Gunakanlah Fexofenadine sesuai dengan dosis yang tepat. Dosis Fexofenadine tergantung pada usia dan kondisi medis pasien, yakni berkisar antara 30 mg hingga 180 mg dalam sehari dengan dosis terbagi ataupun tunggal. Oleh karena itu, diperlukan resep dokter agar dosis Fexofenadine bisa sesuai.
Efek Samping Fexofenadine
Penggunaan Fexofenadine bisa menimbulkan beberapa efek samping. Efek samping yang mungkin muncul bisa ringan hingga serius.
Berikut ini adalah efek samping Fexofenadine yang umum terjadi:
- Sakit kepala
- Nyeri punggung
- Hidung tersumbat
- Radang tenggorokan
- Nyeri di area sinus
- Mengantuk
- Kelelahan
Penggunaan Fexofenadine juga bisa menimbulkan beberapa efek samping yang lebih serius meskipun jarang terjadi:
- Urtikaria
- Pruritus
- Kulit kemerahan
- Reaksi alergi (gatal-gatal, ruam kulit, sulit bernafas, sakit perut, mual, muntah, dan pembengkakan pada wajah, bibir, lidah, atau tenggorokan Anda)
- Demam
- Batuk yang parah
- Gangguan di area telinga
- Sulit menelan
- Rewel (pada anak)
- Ataksia
- Dismenore
- Halusinasi
- Tremor
- Aritmia ventrikel
- Psikosis
- Kejang
- Koma
Segera hentikan penggunaan Fexofenadine jika Anda mengalami salah satu dari efek samping yang telah disebutkan. Carilah bantuan medis terdekat agar efek samping tidak berkembang semakin buruk.
Harga Fexofenadine
Harga Fexofenadine tergantung pada nama dagang, kekuatan dosis, dan kuantitas obat dalam satu unit kemasan. Umumnya, Fexofenadine dijual dengan harga Rp40.000-120.000/strip (10 tablet).
Sumber:
- PIONAS-BPOM: FEKSOFENADIN HCL. http://pionas.pom.go.id/monografi/feksofenadin-hcl [diakses pada 9 Juli 2019]
- Drugs: Fexofenadine. https://www.drugs.com/mtm/fexofenadine.html [diakses pada 9 Juli 2019]
- MedlinePlus: Fexofenadine. https://medlineplus.gov/druginfo/meds/a697035.html [diakses pada 9 Juli 2019]
- DrugInfoSys: Fexofenadine. http://www.druginfosys.com/drug.aspx?drugcode=1116&type=1 [diakses pada 9 Juli 2019]
Selain sebagai media informasi kesehatan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.
Tumor Otak: Penyebab, Gejala, Diagnosis dan Pengobatan
Tumor Otak: Penyebab, Gejala, Diagnosis dan Pengobatan
Tumor Otak: Penyebab, Gejala, Diagnosis dan Pengobatan jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.Doktersehat.com – Tumor otak merupakan suatu kondisi yang terjadi akibat perkembangan (proliferasi) abnormal dari jaringan di otak. Tidak semua tumor otak dapat berubah menjadi ganas, sebagian tetap berupa tumor jinak.
Penyebab Tumor Otak
Tumor otak dapat berasal dari sel otak itu sendiri (bersifat primer), atau dapat pula terjadi akibat metastasis sel kanker dari organ lain ke otak melalui aliran darah atau limfe (bersifat sekunder).
Para ahli kesehatan dan peneliti mengemukakan penyebab tumor otak belum dapat diketahui secara pasti dan menyeluruh. Akan tetapi, penelitian menemukan bahwa perkembangan cepat dan abnormal yang terjadi pada sel otak merupakan penyebab tumor otak berkembang menjadi ganas.
Tumor otak, sama seperti tumor lainnya terbentuk karena perubahan DNA di dalam sel. DNA adalah senyawa kimia yang membentuk gen, mengontrol bagaimana sel-sel tubuh berfungsi.
Gejala Tumor Otak
Gejala tumor otak tergantung dari lokasi, ukuran dan jenis tumor otak itu sendiri. Untuk tumor otak yang sangat kecil dapat tidak menimbulkan gejala sama sekali, namun untuk tumor otak yang cenderung besar dapat menimbulkan gejala.
Berikut gejala umum tumor otak, antara lain:
- Sakit kepala.
- Kejang atau epilepsi.
- Penurunan kesadaran.
- Muntah proyektil.
- Gangguan dari sistem persarafan.
baca juga: Tak Hanya Indah, Tanaman Hias ini Juga Bisa Cegah Kanker Otak
Diagnosis Tumor Otak
Penentuan jenis tumor perlu dilakukan oleh dokter untuk memperkirakan seberapa parah penyakit dan merencanakan pengobatan yang akan dilakukan. Beberapa langkah pemeriksaan yang bisa dilakukan, di antaranya:
1. CT scan dan MRI
Untuk pasien-pasien yang di curigai atau telah terdiagnosa tumor otak, dokter biasanya akan menyarankan untuk melakukan pemeriksaan CT Scan dan MRI untuk melihat adanya tumor otak atau tidak.
2. Foto polos dada
Pemeriksaan ini dilakukan dengan tujuan untuk membantu mengetahui apakah tanda tumor otak tadi berasal dari suatu metastatis yang biasanya kemungkinan terbesar dari tumor yang berasal dari dada.
3. Pemeriksaan cairan serebrospinal
Pemeriksaan ini dilakukan dengan tujuan untuk melihat adanya suatu sel-sel tumor otak dan juga sebagai marker tumor. Namun, biasanya pemeriksaan ini tidak rutin dilakukan terutama untuk pasien yang mempunyai massa otak yang lumayan besar. Dan umumnya, diagnosis yang dilakukan dalam bentuk diagnosis histologik ini ditegakkan melalui suatu pemeriksaan patologi anatomi.
4. Biopsi stereostatik
Pemeriksaan ini dilakukan untuk mendiagnosis adanya suatu kedudukan pada tumor yang ada di dalam juga untuk memberikan suatu dasar pada pengobatan dan juga informasi pada prognosis.
Pengobatan Tumor Otak
Seperti dijelaskan sebelumnya, tumor otak merupakan salah satu penyakit yang perlu diwaspadai. Pasalnya, tumor otak ada yang bersifat jinak maupun ganas. Selain mengetahui tentang gejala dan penyebab tumor otak, Anda juga perlu untuk mengetahui pengobatan tumor otak.
Berikut ini adalah beberapa jenis pengobatan yang bisa digunakan untuk mengusahakan kesembuhan tumor otak, di antaranya:
1. Operasi
Prosedur pengangkatan tumor otak melalui operasi membutuhkan observasi yang mendalam sebelum prosedur medis ini dilakukan. Sel tumor yang terus bertambah ukurannya maupun menyebar bisa membahayakan otak secara keseluruhan. Namun, jika operasi berpotensi membahayakan jaringan otak yang sehat, maka dokter hanya akan mengangkat tumor sebagian agar tidak terjadi efek yang tidak diinginkan.
2. Kemoterapi
Kemoterapi adalah prosedur pengobatan dengan memanfaatkan obat-obatan kimiawi baik melalui injeksi/suntikan maupun oral.
3. Radioterapi
Selain kemoterapi, radioterapi juga bisa menjadi alternatif pengobatan untuk penderita tumor otak. Pengobatan radioterapi menggunakan sinar radiasi yang dosis atau intensitasnya disesuaikan dengan parah tidaknya tumor, maupun usia dan kondisi badan penderita.
Informasi kesehatan ini telah ditinjau oleh dr. Antonius Hapindra Kasim
Selain sebagai media informasi kesehatan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.
Tips Menjaga Kesehatan Kulit Bayi (Dilengkapi Mitos Fakta Menurut Dokter)
Tips Menjaga Kesehatan Kulit Bayi (Dilengkapi Mitos Fakta Menurut Dokter)
Tips Menjaga Kesehatan Kulit Bayi (Dilengkapi Mitos Fakta Menurut Dokter) Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.DokterSehat.Com – Kulit bayi tentu masih sangat sensitif, namun tak jarang para ibu mencoba berbagai jenis produk perawatan kulit bayi. Faktanya, penggunaan produk perawatan kulit bayi sekaligus malah dapat menyebabkan iritasi. Ketahui lebih lanjut mengenai menjaga kesehatan kulit bayi!
Berbagai Jenis Penyakit Kulit pada Bayi yang Sering Muncul
Berdasarkan pemaparan dr. Patricia Aulia, ada beberapa penyakit kulit pada bayi yang sering sekali muncul yaitu:
1. Miliaria
Miliaria atau biasa disebut biang keringat adalah salah satu penyakit kulit yang sering dialami oleh bayi.
Jenis penyakit kulit bayi ini ditandai dengan adanya bintil-bintil kecil berwarna merah dan terkadang dapat berisi cairan dan disertai rasa gatal. Akibatnya, bayi pun sering rewel dan susah tidur. Oleh karena itu, jika bayi mengalami miliaria, maka harus segera diobati.
Cara mengobati biang keringat (miliaria) pada bayi:
Hal pertama yang dapat dilakukan untuk mengurangi kemerahan dan gatal adalah dengan menjauhkan bayi di tempat yang panas dan membawanya ke tempat yang sejuk. Selalu perhatikan kondisi pakaian bayi. Jika pakaian bayi sudah berkeringat, maka gantilah pakaiannya.
Biang keringat pada bayi dapat diobati dengan menggunakan krim steroid potensi rendah. Gunakan krim steroid tersebut sesuai resep dokter agar tujuan pengobatan bisa tercapai dan terhindar dari efek samping.
2. Dermatitis Atopik/Eksim
Setelah biang keringat, dermatitis atopik merupakan masalah kulit yang sering terjadi pada bayi. Bayi yang memiliki riwayat turunan alergi dan asma dari orang tuanya memiliki peluang mengalami dermatitis atopik yang lebih tinggi. Sama seperti biang keringat, dermatitis atopik juga menimbulkan rasa gatal dan kemerahan pada kulit bayi.
Gejala dermatitis atopik pada bayi adalah munculnya ruam kemerahan pada kedua pipi bayi, yang sangat gatal. Selain pipi, dermatitis atopik juga sering mengenai daerah lipatan siku dan lipatan lutut. Ruam dermatitis atopik bersifat hilang-timbul dan dapat kambuh kembali.
Cara mengobati eksim susu (dermatitis atopik) pada bayi:
Cara mengatasi dermatitis atopik adalah dengan menggunakan krim steroid potensi rendah sesuai dengan resep dokter.
Bayi yang mempunyai dermatitis atopik mempunyai tipe kulit yang sangat kering dan sensitif sehingga perlu perhatian khusus dalam perawatan kulitnya. Untuk mencegah kekambuhan dermatitis atopik, selalu gunakanlah sabun yang lembut dan pelembab tanpa wewangian.
3. Diaper Rash (Ruam Popok)
Sebagian besar bayi yang memakai popok sering mengalami diaper rash atau dikenal juga dengan istilah ruam popok. Gejala ruam popok ditandai dengan kulit kemerahan, gatal, bahkan bisa disertai munculnya nanah dan demam.
Ruam popok adalah penyakit kulit pada bayi dikarenakan kulit yang tertutup popok teriritasi oleh urine atau feses bayi. Selain iritasi urine dan feses, diaper rash juga disebabkan oleh infeksi jamur atau bakteri. Hipersensitivitas kulit bayi terhadap bahan popok juga bisa menjadi penyebab bayi mengalami ruam popok.
Cara mengobati ruam popok (diaper rash) pada bayi:
- Sering mengganti popok
- Gunakan krim yang mengandung zinc oxide untuk menjaga barrier kulit bayi
- Gunakan krim yang mengandung Aloe Vera dan vitamin E
- Gunakan krim steroid potensi rendah untuk mengurangi peradangan dan kemerahan
- Gunakan krim antijamur (harus dengan resep dokter) untuk mencegah pertumbuhan jamur pada area popok yang dapat memperparah kondisi kulit dan memperlambat penyembuhan.
Setelah mengetahui apa saja penyakit kulit bayi yang umum terjadi, tentu para ibu harus paham seperti apa kriteria kulit bayi yang sehat. Begini ciri-ciri kulit bayi yang sehat:
- Tidak kering
- Tidak bersisik
- Tidak ada kemerahan
- Tidak terdapat gatal pada kulit,
- Halus dan lembut ketika diraba.
Tips Merawat Kulit Bayi yang Perlu Diketahui Orang Tua
Merawat kulit bayi sebenarnya tidak sulit asalkan tahu cara yang benar. Khusus untuk perawatan kulit bayi sehari-hari, bisa lakukan hal-hal berikut ini:
- Gunakan air hangat saat memandikan bayi. Jangan terlalu panas karena dapat menyebabkan kulit kering dan kemerahan.
- Gunakan sabun mandi khusus bayi, terutama apabila kulit bayi sensitif. Apabila bayi mengalami eksim/dermatitis atopik, pilihlah sabun mandi hipoalergenik. Ini artinya sabun tersebut terbuat dari bahan-bahan yang aman dan tidak menyebabkan alergi.
- Setelah dimandikan, keringkan kulit bayi dengan handuk lembut dan pastikan kulit benar-benar kering sebelum menggunakan popok. Kulit yang lembap dapat menyebabkan pertumbuhan jamur pada daerah popok, sehingga memicu ruam popok.
- Gunakan moisturizer/pelembap terutama pada bayi dengan eksim. Pilihlah moisturizer tanpa pewangi yang berlebihan.
- Hati-hati saat menggunakan produk minyak penghangat atau bedak, mengingat banyak produk tersebut yang terbuat dari bahan kimia yang dapat mencetuskan iritasi, terutama pada area popok.
- Gunakan pakaian yang berbahan lembut, nyaman untuk bergerak, dan dapat menyerap keringat dengan baik.
- Sesuaikan pakaian bayi dengan suhu udara. Banyak orang tua yang memakaikan pakaian bayi hingga berlapis-lapis agar bayi merasa hangat, padahal suhu udara sedang sangat panas. Bayi yang memakai pakaian terlalu banyak dan tebal bisa jadi akan berkeringat dan menyebabkan miliaria.
Mitos dan Fakta Perawatan Kulit Bayi
Ada banyak fakta dan mitos perawatan kulit bayi yang banyak tersebar di masyarakat. Sebelum salah dalam mengartikannya, ada baiknya kita ketahui dulu apa saja yang salah dan benar. Berikut ini beberapa mitos dan fakta perawatan kulit bayi menurut dr. Patricia Aulia:
1. Penggunaan sabun antiseptik, apakah perlu?
Salah satu faktor penting dalam merawat kulit bayi adalah pemilihan sabun mandi yang benar. Banyak yang mengira bahwa sabun mandi antiseptik baik dalam memelihara kesehatan kulit bayi karena dapat membunuh kuman penyebab ruam atau eksim.
Faktanya, sabun antiseptik memiliki senyawa kimia yang terlalu keras untuk kulit bayi yang masih sensitif. Penggunaannya malah dapat menyebabkan iritasi dan kemerahan pada kulit. Sebaiknya pilih sabun bayi yang lembut dan tanpa pewangi yang berlebihan.
2. Eksim susu disebabkan pipi bayi yang terkena ASI, apakah benar?
Banyak Ibu yang tidak mau menyusui bayi secara langsung karena takut ASI tumpah ke pipi bayi dan menyebabkan eksim susu. Hal ini tidak benar!
Faktanya, eksim susu adalah peradangan kulit pada bayi yang disebabkan karena faktor genetik/bawaan. Selain itu, menyusui langsung tanpa pompa juga mempunyai banyak dampak positif seperti mempererat ikatan emosional antara ibu dan bayi.
3. Membersihkan kulit bayi dengan tisu basah, apakah aman?
Tisu basah sering digunakan untuk membersihkan kulit bayi seperti untuk mengelap mulut bayi sehabis makan sampai membersihkan daerah popok. Sebenarnya, apakah tisu basah aman untuk bayi?
Faktanya, tisu basah mengandung senyawa kimia dan alkohol sehingga apabila penggunaannya tidak tepat dapat menyebabkan munculnya banyak penyakit kulit.
Selain itu, membersihkan dengan tisu basah juga menyebabkan tertinggalnya sisa sabun pada kulit yang dapat menyebabkan alergi pada bayi. Sebaiknya, kulit bayi dibersihkan dengan menggunakan kain atau handuk bersih dan air dan jangan lupa dikeringkan.
Tisu basah boleh saja dipakai saat bepergian jauh dari rumah karena lebih praktis, namun jangan terlalu sering.
Pertanyaan Seputar Menjaga Kesehatan Kulit Bayi (Dijawab oleh dr. Patricia Aulia)
DokterSehat bersama @KelasMomBaby dan @sharingmombaby mengadakan tanya-jawab langsung bersama dr. Patricia Aulia melalui grup WhatsApp. Berikut beberapa pertanyaan seputar perawatan kulit bayi yang dijawab langsung oleh dr. Patricia Aulia:
Nama: Siti Maudy Agustini
Usia anak: 18 bulan
Anak saya pernah di lehernya seperti ada bentol-bentol kecil dan merah seperti kaligata. Awalnya saya kira karena alergi atau keringat, tapi esok harinya muncul lagi di bagian yang sama padahal anak saya tidak berkeringat. Kira-kira itu kenapa dan bagaimana cara mengatasinya?
Jawaban:
Di dunia medis kaligata disebut sebagai urtikaria. Ciri khas urtikaria adalah ruam kemerahan yang timbul dan hilang dalam 24 jam dan biasa disertai rasa gatal. Segera bawa ke pusat pelayanan medis terdekat apabila terjadi susah napas dan bengkak pada mulut maupun kelopak mata.
Penyakit ini memang bersifat hilang timbul dan sering kambuh. Selain perubahan suhu, urtikaria sering juga dicetuskan oleh makanan seperti telur, susu, kacang-kacangan, dan debu. Anda dapat mencoba menghindari faktor-faktor pemicunya, namun apabila sakit masih berlanjut sebaiknya konsultasikan kepada dokter spesialis kulit atau dokter spesialis anak terdekat.
Nama: Indry
Usia anak: 4 bulan
Apakah bedak salicyl bisa digunakan sebagai pengganti diaper rash cream?
Jawaban:
Bedak salicyl tidak direkomendasikan untuk ditaburkan pada area popok dan daerah kelamin. Hal ini disebabkan karena bedak salicyl memiliki kandungan zat asam salisilat yang dapat menyebabkan terkikisnya kulit, sehingga dapat memicu iritasi, kemerahan dan gatal-gatal.
Nama: Arih Farida
Usia anak: 24 bulan
Apakah sebenarnya penggunaan minyak telon dianjurkan untuk bayi? Mengingat kulit bayi masih sangat sensitif, sedangkan dalam minyak telon mungkin terkandung bahan kimia yang dapat mengiritasi kulit bayi.
Jawaban:
Minyak telon mengandung 3 jenis komposisi minyak alami, yaitu minyak kayu putih, minyak adas, dan minyak kelapa. Minyak telon boleh diberikan, namun dicoba dengan jumlah yang sedikit terlebih dahulu untuk dapat dinilai apakah terjadi reaksi alergi atau tidak. Sebaiknya penggunaannya tidak diberikan bersamaan sekaligus atau dicampur dengan bahan lain seperti bedak atau baby oil. Pillihlah produk yang sudah diakui BPOM.
Nama: Ita Murtaziqoh
Usia anak: 4 bulan
Bagaimana cara mengatasi kulit kering seperti kerak di kepala bayi?
Jawaban:
Dapat menggunakan shampoo yang mengandung Selenium sulfide dan Zinc. Anda juga dapat mencoba mengoleskan Petroleum jelly selama 5-10 menit sebelum memberikan sampo untuk melembutkan sisik pada kulit kepala bayi, sehingga mudah dilepaskan.
Nama: Iffati Aulia
Usia anak: 10 bulan
Apakah benar agar terlindung dari sinar UV, bayi membutuhkan sunscreen? Jika ya, adakah anjuran cara pemakaian untuk bayi dan sunscreen seperti apa yang boleh digunakan untuk bayi?
Jawaban:
Ya, penggunaan sunscreen sudah diperbolehkan untuk bayi berumur di atas 6 bulan. Gunakanlah sunscreen berlabel broad spectrum yang berarti mempunyai perlindungan terhadap UVA dan UVB sekaligus dengan spf minimal 15. Pemakaian sunscreen sebaiknya pada daerah kulidioleskan 20 menit sebelum paparan matahari.
——
Aasih punya pertanyaan lain? Segera konsultasikan langsung dengan tim dokter dari DokterSehat secara GRATIS!
Cukup follow dan tanyakan langsung pertanyaan Anda melalui Social Media DokterSehat berikut ini:
Selain sebagai media informasi kesehatan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.
5 Obat Kuat Alami yang Aman untuk Pria, Istri Dijamin Puas!
5 Obat Kuat Alami yang Aman untuk Pria, Istri Dijamin Puas!
5 Obat Kuat Alami yang Aman untuk Pria, Istri Dijamin Puas! Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.DokterSehat.Com – Pria yang sudah berusia 30 tahun akan mengalami penurunan kadar testosteron sebanyak 1% per tahun. Kondisi ini memengaruhi kualitas ereksi dan performa seks, maka terkadang dibutuhkan obat kuat alami untuk pria. Kira-kira apa saja yang aman?
Obat Kuat Alami untuk Pria yang Aman dan Ampuh
Untuk mengembalikan kondisi kesehatan seksual pada pria, mereka dianjurkan untuk mengubah gaya hidup atau mengonsumsi obat kuat alami seperti berikut ini.
1. Gingko biloba
Pria yang mengonsumsi pil antidepresan akan mengalami gangguan ereksi. Bahkan beberapa pria sulit mendapatkan ereksi sehingga kondisi ini butuh diatasi. Efek dari antidepresan harus diturunkan tanpa mengganggu tubuh.
Salah satu jamu kuat alami yang bisa digunakan untuk menurunkan kondisi itu adalah ekstrak daun gingko biloba. Tanaman ini akan memudahkan pria mendapatkan ereksi dengan dosis pemberian 60-120 mg.
Baca Juga: 6 Cara Penanganan Disfungsi Ereksi yang Banyak Dicoba Pria
2. Ginseng merah
Ginseng merah sering digunakan untuk menghangatkan badan dan obat kuat alami untuk pria di Asia Timur, seperti Tiongkok dan Korea. Selain efeknya untuk menambah energi pada tubuh, ginseng khususnya yang berwarna merah bisa meningkatkan gairah seks dan memperkuat ereksi.
Ginseng merah bisa diolah menjadi makanan, minuman, atau pil yang di dalamnya mengandung ekstrak dari jahe merah.
3. L-Arginine
L-Arginine adalah salah satu protein yang bermanfaat untuk tubuh. Jenis protein ini bisanya terkandung pada biji-bijian dan daging. Selain itu, olahan susu seperti keju juga diketahui mengandung banyak L-Arginine yang meningkatkan gairah seks pada pria dan wanita.
Untuk mendapatkan L-Arginine dalam jumlah banyak pria bisa menggunakan suplemen. Dengan suplemen ini kandungan protein baik dan alami ini bisa didapatkan secara instan.
4. Tumbuhan Kava
Tumbuhan Kava sering dimanfaatkan masyarakat di Kepulauan Pasifik untuk menurunkan stres dan juga menghidupkan gairah seksual. Bagian dari tanaman kava yang sering diolah adalah akar. Untuk konsumsi rutin, akar ini akan dibuat menjadi sebuah minuman.
5. Pasak bumi
Pria yang kurang subur dapat diatasi menggunakan pasak bumi. Mengonsumsi 200 mg ekstrak pasak bumi selama 3-9 bulan dapat meningkatkan jumlah sperma dan kualitas sperma yang dihasilkan lebih baik.
Baca juga: 5 Manfaat Pasak Bumi untuk Kejantanan Pria
Tip Meningkatkan Seksualitas Pria
Selain obat kuat yang aman dan alami untuk meningkatkan performa seksual, ada pula tips agar kebugaran pria tetap terjaga, berikut di antaranya:
1. Tetap aktif
Salah satu cara terbaik untuk meningkatkan kesehatan Anda adalah latihan kardiovaskular. Seks mungkin meningkatkan detak jantung Anda, tetapi olahraga teratur dapat membantu kinerja seksual Anda dengan menjaga bentuk hati Anda. Tiga puluh menit sehari latihan pemecah keringat, seperti berlari dan berenang, dapat meningkatkan libido pria.
2. Makan buah dan sayuran
Makanan tertentu juga dapat membantu meningkatkan aliran darah. buah dan sayuran ini termasuk:
- Bawang merah dan bawang putih: Makanan ini mungkin tidak baik untuk napas Anda, tetapi bawang dapat membantu sirkulasi darah.
- Pisang: Buah yang kaya kalium ini dapat membantu menurunkan tekanan darah, yang dapat bermanfaat bagi bagian-bagian seksual penting dan meningkatkan kinerja seksual.
- Cabai dan merica: Makanan pedas alami dapat membantu aliran darah dengan mengurangi hipertensi dan peradangan.
3. Makan daging dan makanan lainnya
Berikut beberapa makanan lain yang dapat membantu Anda melancarkan aliran darah menjadi lebih baik:
- Asam lemak omega-3: Jenis lemak ini meningkatkan aliran darah. Anda dapat menemukannya di salmon, tuna, alpukat, dan minyak zaitun.
- Vitamin B-1: Vitamin ini membantu sinyal dalam sistem saraf bergerak lebih cepat, termasuk sinyal dari otak Anda ke penis Anda. Ini ditemukan dalam daging babi, kacang, dan kacang merah.
- Telur: Tinggi vitamin B lainnya, telur membantu menyeimbangkan kadar hormon. Ini dapat mengurangi stres yang sering menghambat ereksi.
4. Kurangi stres
Stres dapat berdampak buruk pada kesehatan, termasuk libido Anda. Stres meningkatkan detak jantung (dengan cara yang buruk) dan meningkatkan tekanan darah. Kedua hal ini merusak hasrat dan kinerja seksual.
Stres psikologis juga dapat memengaruhi mencapai ereksi atau mencapai orgasme. Olahraga adalah cara yang bagus untuk mengurangi stres dan meningkatkan kesehatan Anda. Berbicara dengan pasangan tentang stres Anda juga dapat menenangkan, sekaligus memperkuat hubungan pada saat yang bersamaan.
Stres juga dapat memicu kebiasaan buruk, seperti merokok atau konsumsi alkohol, yang dapat membahayakan kinerja seksual Anda.
Baca Juga: Tips agar Pria Berstamina Tinggi Saat Berhubungan Intim
5. Hilangkan kebiasaan buruk
Apa yang Anda lakukan untuk melepas lelah, seperti merokok dan mengonsumsi alkohol, juga bisa memengaruhi kemampuan seksual. Sementara studi menunjukkan bahwa sedikit alkohol dapat meningkatkan sirkulasi, terlalu banyak alkohol dapat memiliki efek buruk.
Stimulan menyempitkan pembuluh darah dan telah dikaitkan dengan impotensi. Mengurangi atau berhenti merokok adalah salah satu langkah pertama untuk meningkatkan kemampuan sesksual. Mengganti kebiasaan buruk dengan kebiasaan sehat, seperti olahraga dan makan dengan baik, dapat membantu meningkatkan kesehatan seksual.
Selain sebagai media informasi kesehatan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.
